Aku menatap ke luar jendela. Semua terlihat masih
sama, seperti ketika pertama kali aku datang kesini.
Sedikit rasa sepi menyelimuti hatiku.
"Haruna-senpai!!!!" teriak seseorang dari
luar jendela. Aku menengadahkan kepalaku untuk melihat siapa yang memanggilku
barusan.
"Rina-chan" balasku sambil tersenyum.
"Eeto.. Rina dan Tomomi-senpai akan pergi ke
festival kelulusan di sekolah sebelah. Senpai mau ikut?"
"Aaa.. Boleh saja. Tunggu."
Aku mengambil tasku lalu berlari turun menemui Rina.
"Hei hei, lambat sekali jalanmu." kata
Tomomi
"Menuruni lantai 4 itu tidak semudah pikiranmu,
Tomo." kataku sambil meninju pelan pundak Tomomi.
"Hahahaha"
"Oii ooii.. Aku mau ditinggal?" Teriak
seseorang dari arah gerbang.
"Mami, ayo cepat!"
Berempat, kami pergi ke sekolah sebelah.
****************************************************************
Festival sekolah O di daerah Osaka. Yah, aku rasa
tak semeriah festival sekolahku sih. Tapi melihat ini, aku jadi teringat masa
laluku bersama teman-temanku ini.
Yup, 5 tahun yang lalu, aku dan mereka berempat
membentuk sebuah band bernama SCANDAL.
Saat itu, kami hanya melakukan show di sebuah live
house. Dan sekarang, sebuah mayor label terkenal merekrut kami untuk berada
dalam labelnya.
Ya, tentu semua berbeda.
Saat ini, semua orang mengenal kami. Baik yang dari
Jepang maupun luar negeri.
"Haruna-senpai, melamun!" tiba-tiba Rina
menunjuk kearahku.
"Hei hei kenapa? Kita kesini untuk
bersenang-senang kan?" kata Tomomi sambil merangkul pundakku.
"Aah.. Tidak.. Tidak ada apa-apa" kataku
"Tapi kenapa wajah senpai seperti itu?"
tanya Rina lagi
"Hei
memangnya tampangku seperti apa?" tanyaku sambil tertawa
"Seperti Canta!" Mami menimpali.
"Hahahahahaha" kami tertawa bersama.
"Ah!! Itu SCANDAL kan?!!" teriak beberapa
anak sambil menunjuk ke arah kami.
"Aduh ternyata kita memang terkenal"
Tomomi berlagak narsis.
"Hey, Tomo.."
Anak-anak perempuan itu mendekati kami lalu menjerit
kecil.
"Kyaaaa.. Ternyata aslinya juga cantik-cantik"
"Ah, halo, kami SCANDAL band. Namaku Mami
Sasazaki" kata Mami memperkenalkan
diri.
"Aku Rina Suzuki" kata Rina sambil
membungkukan badan.
"Tomomi Ogawa,Timo" kata Tomo dengan logat
khasnya.
"Ah ya, aku Haruna Ono."
Kami berempat lalu menganggukan kepala.
Anak-anak perempuan itu terlihat sangat senang lalu
setelah satu persatu kami bersalaman dengan mereka, mereka pamit.
"Kami akan terus mendukung SCANDAL!!"
teriak salah satu anak.
"Wah semangat sekali" ucapku sambil
tertawa.
"Ah, senpai sudah kembali semangat" kata
Rina sambil menyodorkan crepes padaku.
"Hei dapat ini darimana?" Kataku yang
merasa sejak tadi tidak ada yang beranjan dari tempat kami sekarang.
"Tuh.." Tunjuk Rina kearah Mami dan Tomomi
yang sedang kompak membeli macam-macam makanan.
"Cepatnya....." kataku sambil
mengernyitkan kening.
"Ayo, senpai, kita juga ikut!" ajak Rina
sambil menarik tanganku.
Aku tertawa kecil melihat tingkah teman-temanku.
Yup. Meskipun saat ini keadaan karir kami berbeda
dari yang dulu, mereka tetap sama. Menyenangkan.
***
April..
Adalah saat-saat kelulusan bagi siswa di Jepang.
Ya.. Beberapa tahun yang lalu, aku pun mengalaminya.
Saat-saat dimana aku merasa senang sekaligus sedih..
Saat-saat dimana aku bisa bangga karena setelah 3 tahun, aku dapat lulus dengan
sangat bahagia..
Tapi... Kesedihan datang ketika aku berpikir, harus
berpisah dari teman-temanku..
"Natsu no nioi..
Kimi ga
aitaku naru,,,"
aku menyanyi
kecil..
"Aaah.. Tidak boleh sedih!" kataku
menyemangati diri.
Kalau dipikir, kehidupanku sekarang pun jauh lebih
menyenangkan.
Aku, adalah musisi yang cukup dikenal..
Aku, bisa ikut jadi orang yang berpengaruh di
sekolahku dulu..
Dan...
Aku..
Punya SCANDAL..
Aku punya Tomomi..
Aku punya Mami..
Aku punya Rina..
Dan Can-ta, maskot band-ku yang dibuat Mami..
Ya...
Mereka sudah membuatku merasa bangga, bahagia dan
berharga...
Sesuatu yang mungkin tidak perlu kupungkiri lagi..
Kesepian itu..
Seharusnya sudah hilang.
Aku bahagia punya mereka..
Saat latihan band..
Saat pemotretan..
Saat kami mengisi blog..
Semua..
Kenangan yang tak terlupakan..
Ya aku tahu..
Diluar sana mungkin ada-ada saja yang menganggap
kami tidak lebih dari sebuah band..
Tapi jauh di lubuk hatiku..
Aku tahu...
Persahabatan kami abadi...
"Sakura...
Tahun ini..
Adalah kelulusanku
dari rasa sepi ini...
Terima kasih
banyak.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar